Awan hitam berarakan mencari posisi nya di panggung semesta. Berarak pelan menutup sisa kelabu senja. Perlahan…tanpa irama kebangsaan semesta, semesta mengerek bulan. Sementara beberapa merpati tampak menggiring mentari menuruni panggung semesta.

Dalam selimut malam, aku masih duduk memandangi monitor yang tak ku pahami tiap bercak gambar yang ia tampilkan. Duduk mematung dengan jemari sibuk menari di atas keypad mini.

Dalam hening seraut wajah hadir. Memberi senyum terindahnya. Lantas melamat di balik jalinan syaraf yang tumpang tindih.

Sayup suara merdu penyanyi era 80an terus mencumbui telingaku. Petikan gitarnya tak henti2 terus melumat gendang telinga yang kian merapuh.

“Lets meet in Tom n Tom’s after pray” satu pesan lama merambah layar hape kecil ku. Pesan singkat dari seorang kawan. Ya, hanya kawan. Meski hati slalu berharap ia menjadi kawan hidup ku.

Advertisements