Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam Sejahtera bagi Kita Semua

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih kepada abang, kakak, adik, serta rekan2 dan saudara2 semua yang telah meluangkan waktu untuk membaca goresan cerita ini. Mungkin banyak dari kita yang bertanya2 siapa gadis yang sempat mengundurkan diri dari pencalonan presiden PERPIKA dan membuat kisruh milist beberapa waktu silam?

Disini saya menulis sebagai seorang calon presiden PERPIKA dengan jumlah 1 suara, entah siapa yang menunjuk saya, dan entah mengapa beliau begitu percayanya terhadap saya. Untuk itu, akan lebih baik jika saya memperkenalkan diri saya kepada kita semua yang ada disini, seperti pepatah yang mengatakan Tak Kenal Maka Tak Sayang, Tak Sayang Maka Tak Cinta dan Tak Cinta Maka Tak Nikah.

 Siapa Saya ???

Nama saya Elvira Fidelia Tanjung, yang biasa dipanggil dengan nama Vira atau kalau lagi siaran di Radio PPI Dunia biasa disapa Dije Vira. Jika beberapa Presiden PERPIKA sebelumnya memiliki latar belakang pendidikan dari universitas2 ternama di Kathulistiwa, namun barangkali berbeda dengan saya, yang hanya lulusan universitas swasta tetangga terdekat ITB. Setelah menamatkan studi di SMU Negeri 3 Medan, saya mencoba mencari jati diri kemanakah sebenarnya keinginan hati ini berujung dengan memasuki 3 universitas dengan jurusan yang berbeda : Arsitektur UPI, T. Sipil Unpar dan berujung di T. Industri UNISBA hingga akhirnya T. Industri UNISBA membawa saya ke tanah ginseng ini untuk memenuhi satu ruang Management Information System Laboratory untuk jurusan Industrial Engineering di Kyung Hee University. Sejak agustus 2008 lalu saya menjadi salah satu anggota PERPIKA hingga saat ini. Banyak teman dan saudara yang saya peroleh melalui Organisasi non profit ini yang membuat saya selalu berada ditengah2 keluarga. Lantas sampai kapan saya akan berada di Korea? Seharusnya saya selesai semester ini, hanya saja karena kesibukan sang professor yang heboh mengurusi G-20 (panitia penyambutan SBY sepertinya) membuat beliau menunda sidang saya dengan beberapa file yang harus saya selesaikan hingga tahun depan dengan satu janji yang beliau tawarkan, ya..sebuah janji masa depan yang masih tak tau kebenarannya.

 Pencalonan Presiden PERPIKA

Saya percaya masih banyak rekan2 yang lebih pantas dari saya untuk pencalonan presiden ini, namun dengan hanya bermodalkan 1 suara yang telah menjatuhkan kepercayaannya pada saya, dan bermodalkan secarik kertas yang masih belum saya terima (surat pengantar perpanjangan VISA), saya memberanikan diri untuk melangkahkan kaki pada pencalonan ini meski dengan nafas yang sedikit tersengal karna pengetahuan saya akan PERPIKA yang tak begitu cukup untuk menjadi nakhoda dan membawa kapal ini menuju samudra luas. Namun, saya percaya saya masih memiliki saudara dan rekan2 sekalian yang saya percaya akan membantu saya dalam mengumpulkan semua informasi dan memberikan pencerahan dan menuntun saya dalam membangun sinergi, memobilasi potensi untuk jalannya organisasi yang solid, produktif dan kontributif baik internal maupun eksternal dalam satu tahun kedepan.

 PERPIKA di hatiku

PERPIKA bagi saya adalah sebuah organisasi pelajar yang besar dan sangat kokoh, dimana didalamnya terdapat ratusan keluarga dan teman baru yang merupakan putra-putri tebaik bangsa yang juga menunda segalanya demi memperoleh segudang ilmu di negri ginseng ini. Karenanya, saya percaya PERPIKA akan menjadi suatu organisasi pelajar dengan menjunjung tinggi nilai2 keprofesionalan.

 Disisi lain PERPIKA juga sebagai wadah belajar, berlatih dan bekerjasama dengan banyak kalangan seperti KBRI, Organisasi Lain yang ada di Korea (Rohani maupun pekerja), Organisasi Pelajar dari Negara lain (PPI Lainnya) yang mana melalui kerjasama tersebut kita mampu mengembangkan sayap dan bersama mengepakkannya untuk pembelajaran, pengalaman dan menambah saudara serta bersama memberikan andil untuk kathulistiwa yang kita cintai.

 PERPIKA masa depan

Organisasi yang diharapkan akan lebih solid, produktif dan kontributif ini insya ALLAH akan terwujud melalui beberapa rangkaian program dan kegiatan yang saya coba untuk realisasikan melalui :

Mempererat kebersamaan serta mengokohkan solidaritas sebagai pelajar Indonesia di Korea selatan melalui sistem komunikasi, dengan cara :

  • Memberikan informasi kepada seluruh anggota PERPIKA maupun rekan2 yang berencana studi ke Korea Selatan, melalui sarana Website PERPIKA, Mailling List, maupun media lainnya.
  • Menjalin komunikasi dengan para anggota dan alumni, menampung dan memberikan respon positif atas semua usulan, saran dan masukan yang diberikan.
  • Mengelola fasilitas komunikasi, dalam hal ini mailing list dengan bekerjasama atas segala sesuatu yang telah disepakati dan menghormati hal2 yang tidak kita sepakati.
  • Mengadakan penyambutan terhadap mahasiswa baru ditingkat wilayah agar segera terjalinnya komunikasi dan munculnya perasaan ingroup yang kuat.

 

Menyelaraskan ide dan gagasan dalam membangun organisasi intelektual yang produktif, dengan cara :

  • Membuat diskusi2 melalui tatap muka, mailing list maupun online menggunakan fasilitas jaringan internet.
  • Mempertahankan dan memperbanyak kegiatan2 pelajar dalam bidang pendidikan seperti CISAK dan Seminar Kewirausahaan maupun seminar atau konfrensi2 mengenai Indonesia – Korea maupun Indonesia – Dunia..
  • Mengelola majalah berkala PERPIKA yang akan dipublikasikan dan disosialisasikan ke seluruh Negara guna memperluas informasi bilateral (Indonesia – Korsel) baik dalam bidang pendidikan, bahasa, budaya, seni, kerjasama bilateral, dll.
  • Mengelola bisnis information center untuk kemudahan seluruh warga Indonesia di Korea dan memupuk para interpreneur muda untuk mengembangkan usahanya

 

Membina kerjasama internal dan eksternal dalam menyongsong organisasi yang berkontributif, dengan cara :

  • Membina hubungan dan komunikasi aktif dengan Lurah setiap wilayah guna mensinergikan kesamaan visi demi terwujudnya visi organisasi
  • Bekerjasama dengan semua kalangan yang ada di Korea (KBRI, Organisasi Indonesia, Paguyuban2) untuk memperkenalkan Indonesia dan membawa nama harum bangsa..
  • Membuat dan melaksanakan Indonesian Day secara serentak di seluruh wilayah Korea Selatan.
  • Membina kerjasama dengan institusi non organisasi maupun organisasi lainnya di luar PERPIKA seperti Ikatan Ilmuwan Internasional Indonesia (I4) maupun PPI lainnya untuk menambah wawasan pelajar Indonesia di Korea tentang seputar kegiatan penelitian di seluruh dunia dan juga kegiatan untuk kepentingan bangsa.
  • Melakukan kerjasama pengangkutan / pengiriman barang guna membantu rekan2 yang akan mengakhiri masa studinya.

 Penutup

Demikianlah yang dapat saya sampaikan melalui goresan singkat ini, semoga apa yang telah direncanakan ini dapat terwujud dan tidak hanya menjadi rangkaian cerita dan notulensi belaka. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhai setiap gerak langkah kita , Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Advertisements